Inovasi Alat Pengupas Kelapa Otomatis Karya Santri: Mesin Sederhana Kupas 100 Butir per Jam Viral
- account_circle Redaksi Kabar Netizen
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dokumentasi liputan jurnalistik: Inovasi Alat Pengupas Kelapa Otomatis Karya Santri: Mesin Sederhana Kupas 100 Butir per Jam Viral (Foto: Tim Redaksi Kabar Netizen)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KEDIRI, Kabar Netizen — Jagat maya dibuat takjub oleh video demonstrasi inovasi alat pengupas kelapa otomatis berbasis material suku cadang motor bekas yang dirancang oleh tiga orang santri pondok pesantren kejuruan di Jawa Timur.
Tayangan video berdurasi dua menit yang memperlihatkan sabut kelapa tebal terkelupas bersih hanya dalam waktu 30 detik tanpa memerlukan tenaga golok manual tersebut telah dibagikan ulang lebih dari 150 ribu kali di berbagai grup perpesanan dan media sosial.
Teknologi Tepat Guna Berbiaya Terjangkau
Ketiga santri jurusan teknik mekanik tersebut merakit mesin pengupas dengan memanfaatkan motor listrik penggerak berdaya 0,5 HP, gear transmisi rantai motor bekas, dan dua pasang bilah baja putar berbentuk spiral melengkung.
Biaya pembuatan prototipe alat ini hanya menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,8 juta, jauh lebih murah dibandingkan mesin impor pabrikan yang dibanderol di atas belasan juta rupiah.
“Awalnya kami kasihan melihat juru masak dapur pesantren sering lecet tangannya saat mengupas puluhan butir kelapa setiap subuh. Dari situ kami terpikir membuat alat mekanik sederhana yang aman,” jelas salah satu santri perancang mesin.
Banjir Pesanan dari Pelaku UMKM Santan Kelapa
Viralnya karya inovatif ini memicu banjir pesanan dari ratusan pedagang santan pasar tradisional dan pelaku usaha minyak kelapa murni (VCO) dari berbagai pelosok tanah air yang tertarik membeli teknologi tepat guna tersebut.
Kisah inspiratif anak muda kreatif dan inovasi karya anak bangsa dapat disimak selengkapnya di kanal Tren & Cerita Viral Kabar Netizen.
Pihak pesantren kini tengah mengajukan pendaftaran hak paten sederhana ke Kementerian Hukum guna melindungi orisinalitas karya inovasi santri kebanggaan bangsa tersebut.
- Penulis: Redaksi Kabar Netizen
- Editor: Tim Redaktur Pelaksana
- Sumber: Kabar Netizen Newsroom

Saat ini belum ada komentar