Kawasan Candi Muaro Jambi Direvitalisasi: Menjaga Warisan Sejarah Pusat Pendidikan Asia Tenggara
- account_circle Redaksi Kabar Netizen
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dokumentasi liputan jurnalistik: Kawasan Candi Muaro Jambi Direvitalisasi: Menjaga Warisan Sejarah Pusat Pendidikan Asia Tenggara (Foto: Tim Redaksi Kabar Netizen)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MUARO JAMBI, Kabar Netizen — Upaya pelestarian dan revitalisasi komprehensif Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Candi Muaro Jambi terus digencarkan oleh Kementerian Kebudayaan bersama balai arkeologi guna menyelamatkan situs universitas kuno Buddhis terluas di Asia Tenggara.
Kawasan percandian bata merah yang membentang seluas 3.988 hektare di sepanjang bantaran Sungai Batanghari ini menyimpan bukti peradaban emas pusat pengkajian ilmu pengetahuan dan pertukaran diplomasi peradaban dunia abad ke-7 hingga ke-13 Masehi.
Ekskavasi Menapo dan Pembersihan Jaringan Kanal Purba
Tim peneliti arkeologi saat ini tengah merampungkan pemugaran bertahap terhadap 11 struktur menapo (gundukan reruntuhan candi bata) di kompleks Candi Kotomahligai dan Candi Parit Duku.
Pembersihan sedimen pada sistem jaringan parit dan kanal purba sepanjang puluhan kilometer membuktikan tingginya peradaban tata kelola air dan sistem hidrologi nenek moyang dalam mengantisipasi banjir luapan sungai.
“Muaro Jambi adalah laboratorium peradaban terbuka. Ratusan biksu dari Tiongkok, India, dan Tibet dahulu menuntut ilmu di sini sebelum melanjutkan perjalanan ke Nalanda,” terang Arkeolog Senior Peneliti Candi di Muaro Jambi.
Pemberdayaan Desa Budaya dan Ruang Kreatif Warga
Konsep revitalisasi menekankan pada integrasi cagar budaya dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat di delapan desa penyangga. Warga lokal dilibatkan sebagai pemandu wisata sejarah, perajin anyaman bambu khas, serta penyedia kuliner tradisional berbasis pangan lokal.
Kisah budaya, cagar sejarah, dan destinasi pariwisata lokal nusantara dapat disimak di laman Kabar Netizen Wilayah & Budaya Daerah.
Penataan lanskap ekologis yang berwawasan lingkungan ini diproyeksikan menjadikan KCBN Candi Muaro Jambi sebagai destinasi diplomasi budaya kebanggaan Indonesia di panggung dunia.
- Penulis: Redaksi Kabar Netizen
- Editor: Tim Redaktur Pelaksana
- Sumber: Kabar Netizen Newsroom

Saat ini belum ada komentar