Deteksi Dini Kanker Lewat Biopsi Cairan: Teknologi Skrining Darah Molekuler Menjanjikan Harapan Baru
- account_circle Redaksi Kabar Netizen
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dokumentasi liputan jurnalistik: Deteksi Dini Kanker Lewat Biopsi Cairan: Teknologi Skrining Darah Molekuler Menjanjikan Harapan Baru (Foto: Tim Redaksi Kabar Netizen)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, Kabar Netizen — Perkembangan dunia onkologi medis mencatat terobosan signifikan dalam prosedur deteksi dini kanker setelah metode biopsi cairan (liquid biopsy) berbasis pengurutan DNA tumor sirkulasi (ctDNA) mulai diadopsi oleh sejumlah rumah sakit rujukan nasional di Indonesia.
Teknologi laboratorium canggih ini memungkinkan identifikasi materi genetik sel tumor ganas stadium awal hanya melalui pengambilan sampel darah vena sederhana tanpa memerlukan tindakan operasi biopsi jaringan invasif.
Mendeteksi Mutasi Genetik Sebelum Muncul Gejala Fisik
Kelebihan utama biopsi cairan adalah sensitivitasnya yang tinggi dalam melacak fragmen DNA bermutasi yang dilepaskan oleh tumor mikroskopis berukuran kurang dari 5 milimeter, bahkan sebelum bayangan lesi tampak jelas pada pemeriksaan pemindaian CT Scan konvensional.
Skrining molekuler ini terbukti efektif dalam memetakan risiko awal kanker paru-paru, kanker payudara, kanker kolorektal, dan kanker nasofaring dengan tingkat akurasi mencapai lebih dari 91 persen.
“Menemukan kanker pada stadium pertama memberikan peluang kesembuhan dan kelangsungan hidup lima tahun hingga 90 persen, berbanding terbalik jika baru terdeteksi pada stadium lanjut,” papar Guru Besar Onkologi Fakultas Kedokteran di Jakarta.
Pemberian Terapi Tertarget yang Lebih Presisi
Selain fungsi skrining preventif, profil genetik yang diperoleh dari tes darah molekuler ini membantu tim dokter onkologi merancang terapi obat tertarget (targeted therapy) dan imunoterapi yang sesuai dengan karakteristik spesifik mutasi sel kanker pasien.
Informasi edukasi medis, panduan gizi anti-inflamasi, dan perkembangan fasilitas rumah sakit dapat dibaca di kanal Kabar Netizen Kesehatan.
Pemerintah bersama asosiasi profesi dokter terus mengupayakan standardisasi dan efisiensi biaya pemeriksaan genetik ini agar ke depan dapat dijangkau oleh masyarakat luas melalui skema jaminan kesehatan nasional.
- Penulis: Redaksi Kabar Netizen
- Editor: Tim Redaktur Pelaksana
- Sumber: Kabar Netizen Newsroom

Saat ini belum ada komentar