Pembangunan IKN Nusantara Tahap 2 Dikebut: Fokus Hunian ASN dan Transportasi Cerdas
- account_circle Redaksi Kabar Netizen
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dokumentasi liputan jurnalistik: Pembangunan IKN Nusantara Tahap 2 Dikebut: Fokus Hunian ASN dan Transportasi Cerdas (Foto: Tim Redaksi Kabar Netizen)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PENAJAM PASER UTARA, Kabar Netizen — Pembangunan IKN Nusantara kini memasuki akselerasi tahap kedua dengan penekanan pada penyelesaian 47 menara hunian aparatur sipil negara (ASN) serta integrasi sistem transportasi cerdas terpadu di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Otorita Ibu Kota Nusantara memastikan jadwal pemindahan bertahap pegawai kementerian koordinator tetap sesuai lini masa yang ditetapkan pemerintah.
Akselerasi Rusun ASN dan Fasilitas Pendukung Kawasan
Berdasarkan laporan progres fisik mingguan Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, realisasi pembangunan blok rusun ASN dan personel pertahanan keamanan telah melampaui 82 persen per Oktober 2026. Setiap unit hunian telah dilengkapi sistem smart home, ventilasi silang hemat energi, dan akses jaringan air minum langsung dari kran.
Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN menerangkan bahwa penyediaan air bersih mengandalkan pasokan dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sepaku yang berkapasitas 300 liter per detik, ditopang Bendungan Sepaku Semoi yang telah beroperasi penuh.
“Kami menargetkan sebelum akhir kuartal pertama tahun depan, ekosistem hunian sudah sepenuhnya layak ditempati lengkap dengan fasilitas ritel kebutuhan pokok, puskesmas satelit, dan ruang terbuka publik,” ujar Koordinator Tim Teknis Hunian ASN di Sepaku.
Sistem Transportasi Otomatis dan Koridor Ramah Lingkungan
Selain hunian, fokus pembangunan IKN Nusantara tahap kedua mencakup penyiapan infrastruktur mobilitas cerdas. Rute uji coba kendaraan umum otonom (Autonomous Rail Rapid Transit/ART) telah rampung sepanjang 12 kilometer menghubungkan Plaza Seremoni hingga komplek perkantoran kementerian.
Penerapan transportasi listrik tanpa rel ini ditargetkan mengurangi emisi karbon mobilitas perkotaan hingga 80 persen jika dibandingkan dengan kota-kota metropolitan konvensional. Simak juga ulasan kebijakan pembangunan regional di kanal Berita Nasional Kabar Netizen.
Pemerintah optimistis keberhasilan integrasi hunian modern dan mobilitas ramah lingkungan ini akan membuktikan bahwa IKN dirancang bukan sekadar sebagai pusat birokrasi, melainkan kota hutan cerdas berstandar dunia.
- Penulis: Redaksi Kabar Netizen
- Editor: Tim Redaktur Pelaksana
- Sumber: Kabar Netizen Newsroom

Saat ini belum ada komentar