Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS: Intervensi Terukur dan Kebijakan Suku Bunga Stabil
- account_circle Redaksi Kabar Netizen
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dokumentasi liputan jurnalistik: Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS: Intervensi Terukur dan Kebijakan Suku Bunga Stabil (Foto: Tim Redaksi Kabar Netizen)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, Kabar Netizen — Tren apresiasi dan penguatan nilai tukar rupiah terus berlanjut di pasar spot antarbank Jakarta, bergerak menguat menembus level Rp 15.350 per dolar AS seiring derasnya aliran modal masuk ke pasar keuangan domestik.
Stabilitas mata uang Garuda ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor global terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang tetap tumbuh solid di kisaran 5,1 persen.
Efektivitas Instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI)
Langkah proaktif Bank Indonesia mengoptimalkan instrumen moneter pro-market seperti SRBI dan SVBI terbukti ampuh menarik capital inflow. Hingga pekan kedua bulan ini, kepemilikan non-residen di Surat Berharga Negara (SBN) tercatat bertambah Rp 18,4 triliun.
Gubernur Bank Indonesia menegaskan bahwa bauran kebijakan moneter tetap diarahkan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar sekaligus menjaga inflasi inti berada dalam sasaran target 2,5 plus minus 1 persen.
“Kami terus berada di pasar untuk memastikan mekanisme pembentukan harga berjalan wajar, ditopang transaksi DNDF dan pasokan valas hasil ekspor yang memadai,” papar perwakilan dewan gubernur bank sentral.
Dampak Positif Bagi Biaya Impor Bahan Baku Industri
Penguatan kurs rupiah memberikan angin segar bagi sektor manufaktur lokal yang bergantung pada bahan baku impor, seperti industri farmasi, plastik, dan perakitan elektronik. Penurunan tekanan beban kurs ini diharapkan mampu menekan biaya produksi dan menahan laju inflasi barang pabrikan.
Pantau perkembangan harian kurs valas dan pergerakan IHSG terkini di laman Pasar Modal & Finansial Kabar Netizen.
Para analis pasar uang memprediksi volatilitas nilai tukar akan tetap terjaga di rentang terukur hingga penutupan perdagangan kuartal keempat tahun ini.
- Penulis: Redaksi Kabar Netizen
- Editor: Tim Redaktur Pelaksana
- Sumber: Kabar Netizen Newsroom

Saat ini belum ada komentar