Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Berlanjut: Ekspor Manufaktur dan Hilirisasi Mineral Tumbuh Positif
- account_circle Redaksi Kabar Netizen
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dokumentasi liputan jurnalistik: Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Berlanjut: Ekspor Manufaktur dan Hilirisasi Mineral Tumbuh Positif (Foto: Tim Redaksi Kabar Netizen)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, Kabar Netizen — Tren positif surplus neraca perdagangan Indonesia mencatatkan rekor impresif dengan bertahan selama 53 bulan berturut-turut, mencapai angka 3,24 miliar dolar AS pada penutupan pencatatan kuartal ketiga.
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa penggerak utama pertumbuhan ekspor kali ini ditopang oleh produk manufaktur bernilai tambah tinggi serta pengapalan produk turunan nikel dan tembaga hasil hilirisasi.
Diversifikasi Ekspor Unggulan ke Pasar Non-Tradisional
Kinerja ekspor nonmigas tercatat tumbuh 6,8 persen secara tahunan (year-on-year). Selain komoditas olahan kelapa sawit yang stabil, ekspor besi baja dan suku cadang otomotif ke kawasan Asia Selatan dan Amerika Latin mengalami kenaikan signifikan di atas 14 persen.
Kementerian Perdagangan menyatakan keberhasilan ini merupakan buah dari strategi utilisasi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif (CEPA) yang telah diaktifkan bersama negara mitra dagang strategis.
“Struktur ekspor kita kian sehat karena porsi barang mentah terus menyusut digantikan produk hilir yang memiliki nilai ekonomi berlipat,” jelas Direktur Statistik Distribusi BPS di Jakarta.
Ketahanan Cadangan Devisa dan Daya Beli Domestik
Kondisi surplus perdagangan yang kokoh ini memberikan bantalan devisa yang kuat bagi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan likuiditas sistem perbankan nasional di tengah ketidakpastian suku bunga global.
Kajian mendalam tentang pergerakan pasar saham dan indikator makroekonomi dapat dibaca melalui kanal Ekonomi & Bisnis Kabar Netizen.
Pemerintah menargetkan kesinambungan surplus neraca dagang dapat terus dipertahankan melalui penguatan sertifikasi standar hijau internasional bagi industri dalam negeri.
- Penulis: Redaksi Kabar Netizen
- Editor: Tim Redaktur Pelaksana
- Sumber: Kabar Netizen Newsroom

Saat ini belum ada komentar